Sudah tahu luka. Dan luka itu sakit, perih. Apalagi luka di hati. Masih saja diingat-ingat. Sudah tahu luka tak boleh lama didiamkan. Masih saja dipelihara. Diobati dong. Diobati bagaimana, orang lagi sakit kan tak bisa berpikir sehat.
Luka, bagaimana pun sakitnya. Meski secara fisik sudah diobati, pasti masih ada rasa nyelekit-nyelekit dikit. Kadang hilang, tiba-tiba perih datang. Kalau tidak salah, obat selanjutnya adalah lupakanlah rasa sakit itu. katanya sih begitu.
illustrasi dari om google


Tidak ada komentar:
Posting Komentar