Rabu, 26 Desember 2012

BUKAN, Butuh kesungguhan..

 

Tuntunan yang bijak tidak mengajarkan siapapun untuk hidup sekedar mencoba coba, tanpa kesungguhan. Toleransi pada kelemahan manusia, bukanlah toleransi pada hidup tanpa arah dan pegangan. Bahkan di tengah keterbatasan, kita semestinya tetap hidup penuh kesungguhan atau keseriusan. 

Bagi orang yang tahu tekad dan tujuan, tidak ada tempat untuk pencarian hidup yang sekedar coba-coba bagai permainan. Ia sadar bahwa bermain-main terkadang bisa melenakan lalu melupakan tujuan. Ya, hidup ini butuh kesungguhan meski sesekali perlu pula hiburan. Asal tak berlebihan, diperkenankan. 

Dan untuk menjadi orang yang sungguh-sungguh itu, bukan hal yang merepotkan. Semua, siapapun dia pasti bisa melakukan. Ada kata kunci yang dipegang: pemaksaan, pembiasaan, dan akhirnya menjadi irama hidup keseharian. Salam, adanya demikian..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar