Di sela paruh waktu keseharian kita, alangkah baiknya kita menyediakan waktu khusus untuk merenung pelbagai hal kehidupan. Di antara banyak hal tersebut, ada hal yang sering kita alami yaitu rasa kehilangan. Rasa itu pasti selalu ada ketika sesuatu yang biasanya ada menjadi tidak ada. Demikian pula rasa penyesalan, ia selalu hadir setelah ada bagian waktu yang terlewat tanpa ada aktifitas amal yang harusnya bisa kita lakukan.
Tidak ada salahnya bertanya, sudah berapa banyak orang-orang yang kita anggap sesepuh, tokoh panutan yang kita hormati yang meninggalkan kita lebih dulu? Sudah berapa jumlah para penyeru kebaikan yang telah dipanggil oleh-Nya? Sudah berapa banyak penggiat sosial yang sudah dikubur? Tidak melulu mendunia atau pun sudah tua. Mereka mungkin bisa berwujud ayah ibu, kakak adik, kerabat, tetangga, sahabat atau bahkan pasangan hidup yang kita cintai.
Dan sekarang saatnya kita gunakan kesempatan sebaik-baiknya untuk berdekatan dengan mereka saat mereka masih hidup. Mari, duduk dan banyak berbicara dengan orang-orang itu selagi mereka masih bernapas mengirup udara lepas. Mari, kita menikmati detik-detik waktu yang penuh manfaat untuk berguru, menimba ilmu, dan mendapatkan pelajaran besar dari mereka. Selagi mereka masih ada, bersama kita, di sini.. di dunia ini. Selagi kita masih diberi-Nya waktu.. di sela paruh waktu keseharian kita..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar